Home Terbaru KemenPPPA Minta Polisi Segera Selesaikan Kasus Kekerasan Anak di Riau

KemenPPPA Minta Polisi Segera Selesaikan Kasus Kekerasan Anak di Riau

Video kabar2 terbaru June 23, 2022 1:02 pm

JawaPos.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan juga serta Perlindungan Anak (KemenPPPA) dengan Pemerintah Daerah dan juga serta pihak terkait lainnya melakukan pemantauan, pendalaman, dan juga serta pendampingan atas kasus kekerasan terhadap anak di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Kementerian mendorong kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus ini supaya tidak membahayakan keselamatan anak.

“Kasus ini merupakan rujukan berasal dari surat yg dikirimkan dari Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bapak Achmad pada 8 Juni 2022. kami telah melakukan penjangkauan serta asesmen mendalam terhadap anak-anak yg berhadapan dengan hukum (ABH) serta pihak terkait lainnya,” ungkap Deputi Bidang Perlindungan Anak KemenPPPA, Nahar kepada wartawan, Hari Kamis (23/6).

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini 6 Juni 2022

Nahar menegaskan, pihaknya dengan Dinas PPPA Provinsi Riau dan juga serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan juga serta Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hulu hendak mendampingi proses kabar Acara Pemeriksaan (BAP) korban di Polres Rokan Hulu.

“Sementara bagi terduga pelaku anak di dalam kasus ini, kami mendorong pengutamaan diversi sebagaimana yg telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kabar2-Musik Pembangkit Semangat🔥|| No Copyright Song - REBELLION

Menurut Nahar, KemenPPPA dan juga serta instansi yg terlibat lainnya telah intensif melakukan dialog dengan Kepala Polres Rokan Hulu untuk memastikan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Khususnya bagi korban kekerasan dan juga serta ABH.

“Namun, kami percaya Polres Rokan Hulu dapat menyelesesaikan kasus ini dengan mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, kenyamanan, serta perlindungan demi kepentingan terbaik bagi anak,” jelas Nahar.

Baca Juga :  Kabar2-Oneplus 9/9 Skilled most popular tool update | Would possibly most certainly additionally unprejudiced Security Patch | C.61

Kasus ini berawal berasal dari peristiwa pemukulan 2 kelompok remaja Karena salah satu anak disandera dari kelompok lainnya pada 16 Mei 2022. Masing-masing kelompok anak kemudian saling melapor sehingga terdapat 2 Laporan Polisi, yaitu LP 17 dengan 1 anak korban dan juga serta 4 pelaku dewas. Serta LP 174 dengan 1 korban (AH) dan juga serta 1 terduga pelaku anak.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Lihat video selengkapnya :