Home Terbaru Eks Dirut PNRI Janji Bantu KPK Buka Tabir Kasus e-KTP

Eks Dirut PNRI Janji Bantu KPK Buka Tabir Kasus e-KTP

Video kabar2 terbaru June 24, 2022 1:26 am

JawaPos.com – Mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Isnu Edhy Wijaya telah didakwa turut serta, di dalam kasus pengadaan proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Tim kuasa hukum Isnu Edhy Wijaya memastikan, hendak kooperatif menjalani persidangan, untuk membuka tabir praktik korupsi e-KTP.

“menjadi kami selaku penasihat hukum terdakwa II Bapak Isnu Edhy Wijaya bahwa klien kami sangat kooperatif sejak penyidikan di KPK, dimana klien kami selalu hadir di dalam setiap panggilan pemeriksaan yg selalu dilakukan di KPK,” kata tim penasihat hukum, Endar Sumarsono di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Hari Kamis (23/6).

Baca Juga :  Jamaah Haji Risiko Tinggi Dipasangi Gelang Kesehatan

“Klien kami Pak Isnu siap untuk membantu proses penegakan hukum ini berjalan secara lancar berdasarkan fakta-fakta sidang,” sambungnya.

Menurut Endar, di dalam dakwaan Jaksa KPK kliennya Isnu Edhy Wijaya tidak menerima atau memberikan gratifikasi di dalam pengerjaan proyek e-KTP. Hal ini sebagaimana di dalam dakwaan Jaksa KPK.

“menjadi beliau tidak menerima uang dan juga serta tidak memberikan gratifikasi. Hal ini dapat dilihat berasal dari dakwaan JPU yg tadi dibacakan di dalam persidangan,” ungkap Endar.

Baca Juga :  Yeni Inka - Esem Lan Guyumu

Endar pun menegaskan, kliennya di konsorsium PNRI tidak mempunyai kewenangan untuk mengatur atau mengintervensi anggota konsorsium. Karena masing-masing anggota konsorsium, berdasarkan perjanjian tidak dapat saling mengintervensi.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Lihat video selengkapnya :