Home Terbaru 4,8 Juta Ton Sampah Plastik Tak Dikelola cukup baik Picu Pencemaran Laut

4,8 Juta Ton Sampah Plastik Tak Dikelola cukup baik Picu Pencemaran Laut

Video kabar2 terbaru June 24, 2022 1:02 pm

JawaPos.com – Permasalahan sampah plastik di Indonesia menjadi masalah pelik dan juga serta membebani lingkungan. Salah satunya mencemari biota laut dan juga serta ekosistemnya.

Data a National Plastic Action Partnership (NPAP) pada 2021 menyebutkan, di Indonesia terdapat 4,8 juta ton sampah plastik tidak terkelola dengan bagus tiap Tahun. Salah satunya seperti dibakar di ruang terbuka (48 persen), tidak dikelola secara layak di tempat pembuangan sampah resmi (13 persen), dan juga serta sisanya mencemari saluran air dan juga serta laut (9 persen). Penerapan ekonomi sirkular dipercaya sangat banyak pihak sebagaimana salah satu usaha yg dapat membantu menyelesaikan permasalahan sampah plastik di Indonesia.

Baca Juga :  Rizki 2R Masih Komunikasi dengan Nadya Mustika Rahayu, Akur saat Ultah Anak

Salah satu solusinya ialah daur ulang. Daur ulang dapat dikumpulkan kembali dan juga serta diproses menjadi produk daur ulang atau proses pengelolaan lainnya.

di dalam Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022, DIVERT berasal dari Waste4Change dengan Unilever, terungkap bahwa kurangnya data di fase pengumpulan sampah plastik salah satunya menyebabkan masih adanya gap yg besar antara sampah plastik yg diproduksi, yg saat ini didaur ulang, dan juga serta yg berpotensi untuk didaur ulang. Diperlukan usaha yg lebih besar supaya dapat memperoleh bahan baku berasal dari plastik daur ulang di dalam jumlah signifikan untuk dapat diolah menjadi kemasan kembali.

Baca Juga :  Kabar2-Demokrat Nilai Reshuffle Kabinet Jauh dari Harapan Publik

“Agar industri berperan secara aktif sesuai dengan perannya masing-masing untuk bersama-sama menjaga bumi kami yg satu. saat ini permasalahan lingkungan yg dihadapi bumi sangatlah beragam,” kata Head of Sustainable Environment, Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamimi, di dalam webinar baru-bari ini.

Direktur Pengurangan Sampah, Dirjen PSLB3, KLHK Sinta Saptarina Soemiarno, mengatakan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) salah satunya di dalam pengurangan dan juga serta penanganan sampah. Dengan kecenderungan peningkatan sampah plastik berasal dari 11 persen di 2010 menjadi 17 persen di 2021, Pemerintah melelalui Permenlhk 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah dari Produsen, para produsen diamanatkan untuk menyampaikan usaha pengurangan sampah mulai berasal dari hulu yaitu usaha pembatasan timbulan sampah sampai hilir menarik kembali kemasan paska pakai untuk dimanfaatkan kembali atau di daur ulang.

Baca Juga :  9 Potret Cantik Keisya Levronka, Penyanyi yang Viral lewat Lagu Tak Ingin Usai

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Lihat video selengkapnya :